Assalamu'alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh..
Setelah beberapa waktu yang lalu pernah membahas Array Satu Dimensi, nah tutorial kali ini kita akan membahas kelanjutannya yaitu "Array Multi Dimensi". Jadi buat kawan-kawan yang tiba-tiba langsung nyasar kesini, dipersilahkan terlebih dahulu untuk membaca Mengenal Array di PHP.
Singkatnya sih array multi dimensi adalah "Array yang berisi Array" dan tidak menutup kemungkinan untuk menjadi "Array didalam Array yang berisi Array (atau bahkan lebih banyak lagi)". Sebelum ke syntax, yuk kita cermati dulu contoh ilustrasi Array Multidimensi berikut:
|
Index ==>
|
"nama_index1"
|
"nama_index2"
|
"nama_index_seterusnya"
|
||||||||||||||||
|
Nilai ==>
|
|
|
Array Seterusnya..
|
Array Multi Dimensi ini bisa berisi array numerik ataupun array asosiatif
(Sudah dibahas di artikel Array
Satu Dimensi), atau dicampur juga
boleh seperti contoh yang saya sediakan dibawah. Array Multi Dimensi ini
nantinya akan sangat sering kita gunakan terutama untuk pengambilan data dari
database, hanya saja banyak yang enggak nyadar kalau dirinya sedang menggunakan
Array Multi Dimensi (termasuk saya). Untuk pemanggilan nilanya, kita bisa
memanggil $nama_variabel['index_nya']['index_nya']. Biar gak bingung yuk lihat contoh
dibawah:
Pada contoh dibawah kita akan membuat variabel berisi daftar anak dari Pa Azis dan Pa Hilman.
Pada contoh dibawah kita akan membuat variabel berisi daftar anak dari Pa Azis dan Pa Hilman.
<?php
$daftar_anak=array(
"Azis"=>array("Ahmad", "Elsa", "Agus"),
"Hilman"=>array("sulung"=>"Rifki", "tengah"=>"Rizal", "bungsu"=>"Asep")
);
?>
Pada contoh diatas, kita membuat variabel $daftar_anak dimana dimensi pertama berisi Array
Asosiatif yang index-nya adalah "Azis" dan "Hilman". Nilai
dari "Azis" berisi array numerik sehingga index-nya diberikan secara
otomatis oleh sistem dimulai dari 0, sedangkan nilai dari "Hilman"
berisi Array Asosiatif sehingga untuk index-nya ditentukan secara manual yaitu
"sulung", "tengah", dan "bungsu" sehingga untuk
menampilkan semua datanya kurang lebih sebagai berikut:
<?php
$daftar_anak=array(
"Azis"=>array("Ahmad", "Elsa", "Agus"),
"Hilman"=>array("sulung"=>"Rifki", "tengah"=>"Rizal", "bungsu"=>"Asep")
);
echo "Daftar anak dari Pa Azis adalah: <br>";
echo $daftar_anak['Azis'][0] . ", " . $daftar_anak['Azis'][1] . ", dan " . $daftar_anak['Azis'][2];
echo "<br>Sedangkan anak dari Pa Hilman adalah: <br>";
echo $daftar_anak['Hilman']['sulung'] . ", " . $daftar_anak['Hilman']['tengah'] . ", dan " . $daftar_anak['Hilman']['bungsu'];
?>
Maka hasilnya adalah
sebagai berikut:
Satu
contoh lagi, pada contoh dibawah kita akan mengkonversi matriks berikut kedalam
PHP menggunakan Array Multi Dimensi:
Biar lebih mirip matriks sungguhan di pelajaran Em Te Ka disini semua Array akan menggunakan
Array Numerik, kalau yang belum ngerti tentang matriks akan sedikit kebingungan
mempelajari ini. Tapi tenang aja, ini hanya soal baris dan kolom yang
sebenarnya tidak sulit, hanya saja agak membingungkan hehe. Script-nya
kira-kira seperti ini:
<?php
$matriks=array(
array(5, 8, 10),
array(8, 5, 7),
array(9, 5, 2),
);
// Matriks
diatas menggunakan Array Numerik sehingga index-nya diberikan otomatis dan
dimulai dari 0.
?>
<style type="text/css">
.atas {border-top: 1px solid black;}
.bawah {border-bottom: 1px solid black;}
.kanan {border-right: 1px solid black;}
.kiri {border-left: 1px solid black;}
</style>
<div style="float:left;">
<h1>A = </h1>
</div>
<div style="float:left;">
<table>
<tr>
<td class="atas
kiri"><?php echo $matriks[0][0]; ?></td>
<td><?php echo $matriks[0][1]; ?></td>
<td class="kanan
atas"><?php echo $matriks[0][2]; ?></td>
</tr>
<tr>
<td class="kiri"><?php echo $matriks[1][0]; ?></td>
<td><?php echo $matriks[1][1]; ?></td>
<td class="kanan"><?php echo $matriks[1][2]; ?></td>
</tr>
<tr>
<td class="kiri
bawah"><?php echo $matriks[2][0]; ?></td>
<td><?php echo $matriks[2][1]; ?></td>
<td class="kanan
bawah"><?php echo $matriks[2][2]; ?></td>
</tr>
</table>
</div>
Abaikan saja atribut class="bla bla bla", itu hanya modifikasi
saya aja hehe. Fokus aja ke script PHP-nya (tapi kalau keukeuh ingin tahu, anda bisa baca di Mengenal Selector Id dan Class di CSS
~ SkripKu). Pada contoh diatas
penggunaan echo $matriks[0][0] berarti kita akan memanggil dan menampilkan nilai dari
$matriks pada baris 1 kolom 1, dan echo $matriks[0][1] berarti kita memanggil dan
menampilkan nilai dari $matriks baris 1 kolom 2. Jika semua berjalan lancar,
maka script diatas akan menghasilkan output seperti ini:
Sampai
disini sudah mengerti kan?
Jika ada yang kurang dimengerti atau masih rada bingung jangan ragu untuk bertanya di kolom komentar dibawah ini..
Sepertinya sekian yang dapat saya sampaikan pada artikel kali ini,
Mohon maaf jika banyak kekurangan atau ada kesalahan pengetikan,
Semoga bermanfaat,
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
Jika ada yang kurang dimengerti atau masih rada bingung jangan ragu untuk bertanya di kolom komentar dibawah ini..
Sepertinya sekian yang dapat saya sampaikan pada artikel kali ini,
Mohon maaf jika banyak kekurangan atau ada kesalahan pengetikan,
Semoga bermanfaat,
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
2. ARRAY MULTI DIMENSI
Array multi dimensi adalah array yg berisi array lain, jadi kita dapat memasukan banyak array dalam satu variabel array, ini tentunya sangat berguna bagi kita untuk menyimpan data dalam jumlah yg banyak, misal kita akan memasukan nama2 teman kita beserta sifat dan umurnya dalam satu variabel array
contoh
<?php
$temanku=array(
array ( nama=>"amel",
sifat=>"Baik Hati",
umur=>17 ),
array ( nama=>"angga",
sifat=>"Tidak Sombong",
umur=>37 ),
array ( nama=>"rudi",
sifat=>"Rajin Menabung",
umur=>35 ),
array ( nama=>"doni",
sifat=>"Pemalas",
umur=>15 )
);
?>
Nah untuk menggunakannya, kita dapat mengambil setiap bagian informasi dari array kita tersebut dengan menyebut nama variabel array,nomor dari sub-array dan menyebut nama elemen untuk atribut yang kita inginkan
nomor urut sub-array di mulai dari 0 jadi urtannya seperti ini
[0] > amel
[1] > angga
[2] > rudi
[3] > doni
contoh kita akan mengabil informasi tentang sifat angga
contoh
<?php
$temanku=array(
array ( nama=>"amel",
sifat=>"Baik Hati",
umur=>17 ),
array ( nama=>"angga",
sifat=>"Tidak Sombong",
umur=>37 ),
array ( nama=>"rudi",
sifat=>"Rajin Menabung",
umur=>35 ),
array ( nama=>"doni",
sifat=>"Pemalas",
umur=>15 )
);
echo $temanku[1]['sifat'];
?>
hasil = tidak sombong
contoh lainnya
<?php
$temanku=array(
array ( nama=>"amel",
sifat=>"Baik Hati",
umur=>17 ),
array ( nama=>"angga",
sifat=>"Tidak Sombong",
umur=>37 ),
array ( nama=>"rudi",
sifat=>"Rajin Menabung",
umur=>35 ),
array ( nama=>"doni",
sifat=>"Pemalas",
umur=>15 )
);
echo $temanku[3]['umur'];
?>
hasil = 15
sekian dulu utuk artikel hari ini
selebihnya saya minta ma'af bila ada yg salah
kita sambung lain kesempatan

0 komentar:
Posting Komentar